Jumat, 09 November 2012

Liburan di Kota Pagaralam

Pagaralam adalah sebuah kota yang terkenal akan kebun teh dan cuacanya yang dingin. Kota yang sejak dulu ingin saya kunjungi ini akhirnya bisa saya wujudkan ketika saya bekerja di kantor baru.

Sejak bergabung di kantor ADV Production saya merasakan perubahan yang sangat drastis dari pekerjaan saya sebelumnya. Dunia yang biasa saya gandrungi berubah yang awal mulanya saya bekerja sebagai seorang regional sales sekarang berubah menjadi seorang finance sekaligus project officer. Sempat kaget, teman yang dulunya sama-sama menjadi pekerja di kantor lama saya, kini berubah juga menjadi seorang owner dan tentunya saat ini dia menjadi pimpinan saya.
Hanya 2 bulan sejak saya bekerja, saya dan teman-teman lainnya mendapat sebuah paket liburan di Kota Pagaralam. Kebetulan sekali posisi saya saat itu memang ingin sekali me-refresh otak saya yang sempat mengalami tekanan karena perubahan pekerjaan.

Pada 20 September 2012 saya dan teman-teman memulai perjalanan dengan menggunakan mobil pribadi perusahaan. Berbekal makanan seadanya kami melakukan perjalanan pada malam hari dengan target esok hari kami tiba di kota Pagaralam dan dapat beristirahat disana. Sempat mengalami beberapa gangguan seperti, lampu jarak jauh mobil kami yang tiba-tiba mati, posisi perut yang mulai kosong sehingga kami harus mencari tempat makan untuk menghindari penyakit setiba kami di tempat liburan, serta penglihatan makhluk halus yang hampir membuat mobil kami oleng.

Singkat dan tidak terasa kami sampai di kota Pagaralam kami pun tidak melewatkan kesempatan untuk langsung menikmati suasana kota yang belum pernah kami kunjungi bersama-sama walaupun sesampai disana kami tidak bisa menghindari lelah yang mewajibkan kami untuk segera beristirahat.

Hari kedua liburan kami, saya dan teman-teman memutuskan untuk mendaki gunung dempo. Gunung yang letaknya tidak jauh dari penginapan kami ini langsung kami jadikan sasaran pas untuk mengawali liburan kami kali ini. Tak banyak persiapan dan pemanasan yang kami lakukan, kami langsung mendaki gunung yang asumsi kami tidak terlalu tinggi. Akan tetapi tak berapa lama, kurang dari 15 menit kami memutuskan untuk turun dan pulang karena posisi kami lupa membawa bekal. Ketika perjalanan pulang ke penginapan saya dan teman-teman tak ingin melewatkan kesempatan untuk berbelanja sayur-sayuran segar dari petani-petani untuk dibawa pulang ke kota Palembang.

Hari ketiga, kami manfaatkan untuk berfoto bersama di kebun teh dan beberapa tempat yang menurut kami bagus untuk dijadikan sebuah background foto.


Hari keempat sekaligus hari terakhir, kesempataan ini tak kami lewatkan begitu saja. Dini hari kami sudah bersiap dan berkemas untuk perjalanan. Kami langsung mencari tempat dimana akan di adakan event Gudang Garam Off Road. Moment menyaksikan turnament mengemudikan mobil dengan tempat extream ini tentu kami abadikan dalam bentuk foto yang sempat menjadi foto profil Blackberry Messanger saya. Setelah turnament ini selesai saya berserta rombongan melanjutkan perjalanan pulang ke kota Palembang.


Liburan singkat ini tak akan saya lupakan dan akan terus saya kenang, dan next sasaran saya yakni raja ampat island yang berada di Papua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar