Domentor yang biasa ada di film Harry Potter kini hadir di kota Palembang. Zuupeer sekali yah!!
Azkaban, ya itulah adalah tempat dikurungnya Domentor agar tidak merebut kebahagiaan para manusia. Entah Domentor kali ini sangat serupa tapi bedanya dia bisa berkeliaran bebas di kota Palembang, tentunya di kampus PalComTech Basuki.
Pas bangun tidur hmmm.. rasanya bersyukur banget atas nikmat yang diberikan Allah swt, pa lagi pas liat sms dari Dinas Perhubungan Palembang yang memberi kabar klo besok saya ikutan penyaringan tahap ke-2 setelah menunggu dari proses awal selama kurang lebih 1 bulan. Bahagia banget pas baca smsnya, ga nyangka biasanya ga lulus di tahap administrasi eh sekarang bisa lulus. Sontak rasa bahagia ini langsung mengubah rasa kantuk yang hampir tiap hari datang menghampiri ketika ibu membangunkan. Padahal waktu tidurku bisa dihitung dengan tangan, yakni hanya 4 jam saja pemirsa.
Tapi ada nih yang bikin sakit hati pas Domentor menyerang dan merebut kebahagiaan. Beberapa menit sebelum saya menulis blog ini. Tepatnya hari ini saya wajib mengikuti ujian tengah semester dengan mata kuliah Praktek Bahasa Pemrograman 3 sebagai salah satu syarat agar saya bisa lulus dari mata kuliah ini.
Dibantai tanpa bisa mengelak Si Domentor ini langsung memberi saya nilai 50. Alasan saya yang ga masuk minggu kemarin yang mempengaruhi tugas saya juga ga ada diskon, dan hasil susah payah saya yang bisa dibilang semalaman buat tu tugas (mulai buat tugasnya jam 22.30 wib - 01.30 dini hari) juga ga ada impactnya. Aduhhh susah deh klo punya dosen yang bisa di bilang dari awal udah kayaknya ga suka dan sering menyebut nama Fatmawati (nama lengkap saya) setiap memberikan pertanyaan. Emk dikira kita punya semua jawaban kayak mbah google apa, dikit-dikit Fatmawati..Pliss deh emk semua absen namanya Fatmawati?
Yang lebih buat sakit hati lagi Si Domentor klo sama mahasiswa lain tuh baik banget, malah pas maju buat jelasin tugas yang udah dibuat mirip banget dengan sosok ayah yang mengayomi anaknya. Domentor say : " Coba nanti klo sempet main-main ke perpustakaan dan baca-baca lagi tentang tugasnya". Uhhh..bukan maksud hati mengeluh atas ketidak-adilan yang diberikan tapi aneh aja koq sial banget yagh!!
Tapi setelah saya pikir-pikir ya klo emk keputusan dan hasil akhir menentukan saya harus mengulang mata kuliah ini saya ikhlas dunia akhirat (cuma sedikit menggerutu di dalam hati).
Rasanya tuh klo makan es krim yang masih dingin tuh ngilu banget sampe ke ubun-ubun.
Do'a untuk Saya dan Sang Domentor :
"Ya Allah semoga Avatar segera mengarah ke kota Palembang sehingga tidak perlu repot mencari musuh sampai ke negara api, karena hamba sudah tidak bisa menghadapi Domentor yang terus menyerang dan mencari mangsa untuk direbut kebahagiaannya. Ya Allah ubah pola pikir Domentor sehingga dia segera bertobat dan menjadi ustadz. Amin."
Senin, 26 November 2012
Jumat, 09 November 2012
Liburan di Kota Pagaralam
Pagaralam adalah sebuah kota yang terkenal akan kebun teh dan cuacanya yang dingin. Kota yang sejak dulu ingin saya kunjungi ini akhirnya bisa saya wujudkan ketika saya bekerja di kantor baru.
Sejak bergabung di kantor ADV Production saya merasakan perubahan yang sangat drastis dari pekerjaan saya sebelumnya. Dunia yang biasa saya gandrungi berubah yang awal mulanya saya bekerja sebagai seorang regional sales sekarang berubah menjadi seorang finance sekaligus project officer. Sempat kaget, teman yang dulunya sama-sama menjadi pekerja di kantor lama saya, kini berubah juga menjadi seorang owner dan tentunya saat ini dia menjadi pimpinan saya.
Hanya 2 bulan sejak saya bekerja, saya dan teman-teman lainnya mendapat sebuah paket liburan di Kota Pagaralam. Kebetulan sekali posisi saya saat itu memang ingin sekali me-refresh otak saya yang sempat mengalami tekanan karena perubahan pekerjaan.
Pada 20 September 2012 saya dan teman-teman memulai perjalanan dengan menggunakan mobil pribadi perusahaan. Berbekal makanan seadanya kami melakukan perjalanan pada malam hari dengan target esok hari kami tiba di kota Pagaralam dan dapat beristirahat disana. Sempat mengalami beberapa gangguan seperti, lampu jarak jauh mobil kami yang tiba-tiba mati, posisi perut yang mulai kosong sehingga kami harus mencari tempat makan untuk menghindari penyakit setiba kami di tempat liburan, serta penglihatan makhluk halus yang hampir membuat mobil kami oleng.
Singkat dan tidak terasa kami sampai di kota Pagaralam kami pun tidak melewatkan kesempatan untuk langsung menikmati suasana kota yang belum pernah kami kunjungi bersama-sama walaupun sesampai disana kami tidak bisa menghindari lelah yang mewajibkan kami untuk segera beristirahat.
Hari kedua liburan kami, saya dan teman-teman memutuskan untuk mendaki gunung dempo. Gunung yang letaknya tidak jauh dari penginapan kami ini langsung kami jadikan sasaran pas untuk mengawali liburan kami kali ini. Tak banyak persiapan dan pemanasan yang kami lakukan, kami langsung mendaki gunung yang asumsi kami tidak terlalu tinggi. Akan tetapi tak berapa lama, kurang dari 15 menit kami memutuskan untuk turun dan pulang karena posisi kami lupa membawa bekal. Ketika perjalanan pulang ke penginapan saya dan teman-teman tak ingin melewatkan kesempatan untuk berbelanja sayur-sayuran segar dari petani-petani untuk dibawa pulang ke kota Palembang.
Hari ketiga, kami manfaatkan untuk berfoto bersama di kebun teh dan beberapa tempat yang menurut kami bagus untuk dijadikan sebuah background foto.
Hari keempat sekaligus hari terakhir, kesempataan ini tak kami lewatkan begitu saja. Dini hari kami sudah bersiap dan berkemas untuk perjalanan. Kami langsung mencari tempat dimana akan di adakan event Gudang Garam Off Road. Moment menyaksikan turnament mengemudikan mobil dengan tempat extream ini tentu kami abadikan dalam bentuk foto yang sempat menjadi foto profil Blackberry Messanger saya. Setelah turnament ini selesai saya berserta rombongan melanjutkan perjalanan pulang ke kota Palembang.
Liburan singkat ini tak akan saya lupakan dan akan terus saya kenang, dan next sasaran saya yakni raja ampat island yang berada di Papua.
Sejak bergabung di kantor ADV Production saya merasakan perubahan yang sangat drastis dari pekerjaan saya sebelumnya. Dunia yang biasa saya gandrungi berubah yang awal mulanya saya bekerja sebagai seorang regional sales sekarang berubah menjadi seorang finance sekaligus project officer. Sempat kaget, teman yang dulunya sama-sama menjadi pekerja di kantor lama saya, kini berubah juga menjadi seorang owner dan tentunya saat ini dia menjadi pimpinan saya.
Hanya 2 bulan sejak saya bekerja, saya dan teman-teman lainnya mendapat sebuah paket liburan di Kota Pagaralam. Kebetulan sekali posisi saya saat itu memang ingin sekali me-refresh otak saya yang sempat mengalami tekanan karena perubahan pekerjaan.
Pada 20 September 2012 saya dan teman-teman memulai perjalanan dengan menggunakan mobil pribadi perusahaan. Berbekal makanan seadanya kami melakukan perjalanan pada malam hari dengan target esok hari kami tiba di kota Pagaralam dan dapat beristirahat disana. Sempat mengalami beberapa gangguan seperti, lampu jarak jauh mobil kami yang tiba-tiba mati, posisi perut yang mulai kosong sehingga kami harus mencari tempat makan untuk menghindari penyakit setiba kami di tempat liburan, serta penglihatan makhluk halus yang hampir membuat mobil kami oleng.
Singkat dan tidak terasa kami sampai di kota Pagaralam kami pun tidak melewatkan kesempatan untuk langsung menikmati suasana kota yang belum pernah kami kunjungi bersama-sama walaupun sesampai disana kami tidak bisa menghindari lelah yang mewajibkan kami untuk segera beristirahat.
Hari kedua liburan kami, saya dan teman-teman memutuskan untuk mendaki gunung dempo. Gunung yang letaknya tidak jauh dari penginapan kami ini langsung kami jadikan sasaran pas untuk mengawali liburan kami kali ini. Tak banyak persiapan dan pemanasan yang kami lakukan, kami langsung mendaki gunung yang asumsi kami tidak terlalu tinggi. Akan tetapi tak berapa lama, kurang dari 15 menit kami memutuskan untuk turun dan pulang karena posisi kami lupa membawa bekal. Ketika perjalanan pulang ke penginapan saya dan teman-teman tak ingin melewatkan kesempatan untuk berbelanja sayur-sayuran segar dari petani-petani untuk dibawa pulang ke kota Palembang.
Hari ketiga, kami manfaatkan untuk berfoto bersama di kebun teh dan beberapa tempat yang menurut kami bagus untuk dijadikan sebuah background foto.
Hari keempat sekaligus hari terakhir, kesempataan ini tak kami lewatkan begitu saja. Dini hari kami sudah bersiap dan berkemas untuk perjalanan. Kami langsung mencari tempat dimana akan di adakan event Gudang Garam Off Road. Moment menyaksikan turnament mengemudikan mobil dengan tempat extream ini tentu kami abadikan dalam bentuk foto yang sempat menjadi foto profil Blackberry Messanger saya. Setelah turnament ini selesai saya berserta rombongan melanjutkan perjalanan pulang ke kota Palembang.
Liburan singkat ini tak akan saya lupakan dan akan terus saya kenang, dan next sasaran saya yakni raja ampat island yang berada di Papua.
Langganan:
Postingan (Atom)